In House Training Penanganan Satwa Liar di Balai TN Kutai

Balai Taman Nasional Kutai melaksanakan kegiatan In House Training Penanganan Satwa Liar kepada 30 orang staf Balai Taman Nasional Kutai, Yayasan Jejak Pulang, mahasiswa UNMUL dan INSTIPER Yogyakarta yang sedang melaksanakan kegiatan magang di Balai TN Kutai. Dibuka oleh Kepala Balai Taman Nasional Kutai Bapak Nur Patria Kurniawan, S.Hut., M.Sc.. Adapun narasumber dan instruktur dalam kegiatan ini yaitu Kepala Balai Penelitian Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam Samboja Bapak Dr. Ishak Yassir, Dr. Yaya Rayadin (Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman), drh. Amir Ma’Ruf (Peneliti Balitek KSDA Samboja) dan tim WRU Balai KSDA Kalimantan Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 26 – 28 Agustus 2019 dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang teknik survey satwa liar, memberikan informasi tentang zoonosis pada satwa liar, serta perserta diharapkan dapat melakukan penanganan konflik satwa liar secara tepat. Materi yang disampaikan oleh para instruktur antara lain 1). Teknik survey satwa, 2). Zoonosis pada satwa lair dengan pendekatan one health, 3). Perilaku satwa, 4). Penanganan konflik orangutan, 5). Penanganan konflik buaya, 6). Penggunaan obat bius dan senjata bius.

Dalam pelatihan ini, praktek penanganan konflik lebih fokus pada penanganan konflik orangutan dan buaya mengingat di Taman Nasional Kutai, laporan dari masyarakat tentang konflik orangutan dan buaya lebih banyak dibandingkan laporan terkait konflik dengan satwa lainnya.

Dengan melakukan penyelamatan satwa liar, diharapkan manusia dan satwa bisa sama-sama selamat sehingga dalam pelaksanaannya perlu adanya regulasi, scientific based, dan teknis.

Sumber: Balai Taman Nasional Kutai

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Berita Lainnya